Jul 26

Ma, Insya Alloh aku mau nikah besok tanggal 5 Agustus jam 9, walimahnya di rumah. Datang ya. Miss U.

Begitu sms darinya, sahabatku sejak SMP.
Aku kaget sekaligus senang sekali mendengar kabar bahagia ini.

Lalu kutelpon dia, ibunya menerima duluan. Karena sudah akrab, beliau lalu bercerita macam-macam, sekaligus bertanya kabarku sekarang.

Kami dulu sebangku selama 3 tahun di SMP. Karena SMA berbeda sekolah, kami sudah jarang kumpul-kumpul lagi. Jarak tempat dan waktu, tidak membuat persahabatan kami renggang. Dia tau apa yang terjadi dalam hidupku, begitupun aku. 

Semua mendadak, katanya. Aku bertanya bagaimana dia bisa memutuskan untuk menikah hanya dalam masa perkenalan 1,5 bulan. Lalu dia menceritakan bagaimana prosesnya. Aku sangat senang mendengar nada suaranya yang penuh kebahagiaan.

Namanya Sahandani Palupi, kami memanggilnya Pipit. Ulang tahunnya hanya berselang 3 hari sesudahku. Ayahnya meninggal mendadak karena serangan jantung ketika ia berumur 6 tahun dan ibunya tidak pernah menikah lagi. Ia punya adik laki-laki yang terpaut 3 tahun darinya. Ia tidak pernah melanjutkan kuliah, karena memang tidak ada biaya. Kemudian dia bekerja sebagai guru TK sampai sekarang. Kepribadiannya sangat cocok untuk menjadi guru.

Dia menanyakan keadaanku dan apakah aku kerasan tinggal di kota yang tak pernah istirahat ini. Yah, memang keadaan Jakarta begitu, Pit..

Tapi nggak lupa sama ALLOH kan..

Ingatnya :).

Pipit, Pipit..
Sepanjang aku bersahabat dengannya.. tak pernah kudengar sekalipun dia mengeluh, mengapa begini, mengapa begitu, mengapa ia tak bisa kuliah seperti teman-teman seumurnya.

Masih kuingat dulu, dia sering menunjukkan foto ayahnya, dan bagaimana ayahnya meninggal. Dia bercerita dengan tersenyum.

Aku sangat bangga padanya.

Pipit, selamat menempuh hidup baru. Semoga kalian mendapatkan kebahagiaan dalam suka dan duka.
Tunggu aku di Solo.

Jul 24

Sahabat,
kita tak perlu menunda untuk cari surga.

Rasakan saja di sini. Sekarang juga.
Sebut nama KEKASIHMU.
Lihatlah mata berbinar pada tawa anak kecil, lihatlah senyum bangga seorang sopir truk pada anaknya yang lulus kuliah, lihatlah kicau burung di tengah hirup pikuk kotamu, lihatlah persahabatan di antara sekelilingmu, lihatlah foto orang tuamu jika hari ini kau tidak bertemu mereka.

Menyukai hidup, dengan segala sudutnya, dengan segala sisinya.
Karena itu adalah pemberian ILLAHI. 

Sisi terang dan sisi gelapnya, bersyukurlah.
Nikmatilah setiap hari. Semoga kita mendapat khusnul khotimah. Sampai ketika perjumpaan dengan KEKASIH SEJATI tiba.
Amin.

Sahabat,
Kita belajar sama-sama.
Ingatkan jika aku keliru.
Kita nikmati jamuan ILLAHI! :) 

Jul 24

Aku pernah dengar dari seseorang, “Jika kamu tidak mau dikritik, jangan lakukan apa-apa dan jangan jadi apa-apa”.
Jelas, bahwa kata-kata itu menggambarkan jika ada keputusan yang diambil, pasti ada pro-kontra, itu wajar.. Seperti juga seorang Manager yang bikin kebijakan baru, mungkin ada satu sisi yang diuntungkan, tapi ada sisi lain yang tidak.

Seorang teman seorganisasi waktu SMA pernah bilang, “Kita tidak bisa memuaskan semua pihak.” Sampai saat ini, kata-katanya masih kuingat, jika aku merasa telah melakukan hal yang optimal, namun ternyata masih ada kepentingan yang tidak bisa terakomodir.

Kritik, kadang aku terlalu memasukkannya dalam hati. 
Walau begitu, kita perlu kritik, untuk memperbaiki diri.
Kritik dari orang-orang yang berbeda, atau masukan, tidak bertujuan menjadikan kita plin-plan, lemah pendirian, namun justru menjadikan kita lebih baik. 

Betapa banyak, seorang pemimpin menuai badai kritikan.. Tapi justru itulah gunanya oposisi, justru itulah sistem kontrol yang bisa ditanggapi 2 sisi, sebagai ancaman, musuh atau justru sebagai penasehat ke arah yang labih baik.

Have a nice day yah!! :) 

Jul 20

Ini hari Jumat. Hari yang bagus untuk memanjatkan doa. Berdoalah banyak-banyak dan serulah nama kekasih sejati di hari ini.

Ini tanggal 20 Juli 2007. Hari ulang tahun ke-15 adik kecilku yang cantik dan pinter.
Fatwa Dewi Widyani (Alin). Semoga berkah ALLAH senantiasa menyertai hidupmu.
Alin (paling kanan) dan sobat-sobatnya

Jul 20

Soft launching dulu ah:

Telco Journal, jurnal telekomunikasi, media sharing dan belajar bersama. Masih perlu banyak perbaikan, saran, dan kontribusi tentu saja.
Silakan dibuka: http://telcojournal.wordpress.com

Jul 17
i have a dream..

Entah sudah berapa lama aku tidak membuka agenda mimpiku. Tepatnya agenda refleksi dan tindakan. Kesibukan nampaknya membuat aku hanya berjalan seperti ayam yang cuma cari makan tanpa sempat komtemplasi terhadap tujuan-tujuan yang kubuat pada awal karirku.

Berperan dalam memajukan dunia telekomunikasi Indonesia

Peran dan tujuan yang cukup bagus kan? :)
Aku menuliskannya sebelum lulus kuliah. Itu pilihanku, juga konsekuensi atas pilihanku pada tahun ketiga kuliah. Dulu aku sempat bingung apakah memilih spesialisasi Informatika atau Telekomunikasi. Dengan alasan aku lebih suka transformasi Laplace dibanding pemrograman, akhirnya aku memilih Sistem Isyarat & Elektronis dengan spesialisasi Telekomunikasi. Lama-lama aku semakin menyukainya.

Alhamdulillah, sekarang semester kedua 2007.
Masih banyak tantangan di depan. Dulu ingin sekali menjadi RF Engineer, namun ternyata Allah berkehendak lain. Aku masuk Managed Services. Itulah yang terbaik dari Allah.

Managed Services. Divisi baru, di Asia baru ada di Indonesia dan Malaysia. Aku berharap bisa berbuat lebih banyak, lebih baik. Disini porsi belajar manajemen lebih banyak daripada di Network & Consulting Technology divisinya para RF Engineer.

Alhamdulillah, satu mimpi telah terjawab lagi. Masih ada mimpi-mimpi lain.
Dan tantangan, hambatan, air mata, jelas akan menyertai.
Yang paling bikin kecewa kalau difitnah. Tapi sudahlah.. ambil sisi baiknya saja. Laa Haula Wa Laa Quwatta Illa Billah.

Selamat bekerja!!

Jul 16

I believe if there’s any kind of God it wouldn’t be in any of us, not you or me but just this little space in between. If there’s any kind of magic in this world it must be in the attempt of understanding someone sharing something. I know, it’s almost impossible to succeed but who cares really? The answer must be in the attempt.

(Celine, Before Sunrise, 1995)

We live in a cynical world. A cynical world. And we work in a business of tough competitors. I love you. You… complete me.

(Jerry Maguire, Jerry Maguire, 1996)

We need a witness to our lives. There’s a billion people on the planet.. I mean, what does any one life really mean? But in a marriage, you’re promising to care about everything. The good things, the bad things, the terrible things, the mundane things… all of it, all of the time, every day. You’re saying, “Your life will not go unnoticed because I will notice it. Your life will not go un-witnessed because I will be your witness”

(Beverly Clark, Shall We Dance, 2004)

The rumba is the vertical expression of a horizontal wish. You have to hold her, like the skin on her thigh is your reason for living. Let her go, like your heart’s being ripped from your chest. Throw her back, like you’re going to have your way with her right here on the dance floor. And then finish, like she’s ruined you for life.

(Paulina, Shall We Dance, 2004)

The best love is the kind that awakens the soul and makes us reach for more, that plants a fire in our hearts and brings peace to our minds, and that’s what you’ve given me. That’s what I hope to give to you forever. I love you. I’ll be seeing you.

(Noah, The Notebook, 2004)

Jul 11

Beberapa waktu yang lalu, huney ngajakin aku ke talk show tentang global warming effect. Awalnya sih niat udah beli tiket masuk segala.. so namaku udah terdaftar. Tapi berhubung kurang istirahat berhari-hari, alhasil badan ga bisa diajak kompromi. Terpaksalah dia berangkat sendiri.

Sebelum itu, kami sempet nonton film dokumenter berjudul An Incovenient Truth. Film pemenang Oscar 2007 untuk Documentary Feature dan Best Original Song garapan Davis Guggenheim ini menggambarkan bagaimana Al Gore (Albert Arnold Gore) mantan wakil presiden Amerika Serikat (1993-2001) dan calon presiden Amerika Serikat dari partai demokrat (2000, 2004) prihatin mengenai efek pemanasan global dalam dasawarsa terakhir ini.

Apa yang bisa kita nikmati sekarang, belum tentu bisa dinikmati anak-cucu kita

Energi Kotor Menjadi Penyebab Pemanasan Global
Fenomena pemanasan global diakibatkan oleh akumulasi gas rumah kaca di atmosfer yang memantulkan kembali energi panas matahari ke bumi. Dari mana gas-gas ini (disebut gas rumah kaca) muncul? Dari pembakaran energi bahan bakar fosil yang kotor, yaitu:

  1. Minyak Bumi: sumber energi utama sekaligus sumber utama salah satu jenis gas rumah kaca, yaitu CO2. Jumlahnya 40% dari pembakaran bahan bakar fosil.
  2. Penggundulan Hutan: bertanggung jawab atas seperlima dari total emisi CO2. Pembabatan hutan sangat berbahaya karena merusak sistem iklim.
  3. Gas Alam: mengemisikan CO2 sebanyak setengah dari CO2 yang diemisikan oleh bahan bakar lignite untuk setiap kilowat-jam yang dihasilkan.
  4. Metana, Oksida Nitrogen, dan Gas Industri: digunakan untuk industri peternakan, pertanian, dan penghancuran hutan. Industri pertanian juga merupakan sumber utama nitrogen oksida. Gas-gas industri yang digunakan sebagai freon, pendingin udara, dan proses kimia juga mencemari atmosfer.
  5. Batubara: pembakaran batubara akan melepas CO2 dalam jumlah yang sangat besar. Walau cadangan batubara diperkirakan tidak habis dalam kurun waktu ratusan tahun ke depan, namun penggunaannya yang tidak terkendali akan menimbulkan bencana iklin global.

Efek Rumah Kaca, Pemanasan Global, dan Perubahan Iklim
Efek rumah kaca, secara singkat, adalah terkumpulnya panas dalam atmosfer. Tanpa panas di atmosfer planet kita tidak dapat didiami makhluk hidup. Jika panas matahari tidak ditahan gas rumah kaca alami, maka planet bumi kita lebih dingin 33 derajat celcius. Jadi gas rumah kaca dalam konsentrat normal dibutuhkan.

Yang menjadi masalah adalah manusia dengan segala aktivitasnya telah membuang gas rumah kaca yang sangat besar yang mengakibatkan dampak serius terhadap perubahan iklim global. Kadar rumah kaca, telah meningkat lebih dari sepertiga dibandingkan pada awal revolusi industri akhir abad 18. Para ahli menyatakan bahwa agar tidak terjadi kekacauan iklin yang tidak dapat dikendalikan, suhu bumi harus dipertahankan agar tidak melebihi 2%.

Bahaya Perubahan Iklim

  1. Banjir meningkat tajam akibat badai tropis dan hutan lebat.
  2. Gletser (lapisan es di kutub) akan mencair dalam kecepatan mengerikan.
  3. Kenaikan permukaan laut yang membahayakan beberapa kota besar di dunia seperti: London, Shanghai, Tokyo, Hongkong, dan Jakarta.
  4. Kekeringan akan lebih sering terjadi, seperti di Afrika, beberapa wilayah Asia, dan Mediterania.
  5. Kelangkaan spesies akan meningkat seiring sulitnya ekosistem (binatang, tumbuhan, terumbu karang, hutan, padang rumput, wilayah kutub, dan pegunungan) beradaptasi. Para ilmuwan mengkhawatirkan kemungkinan punahnya sepertiga jumlah spesies saat ini pada 2050.
     

 

Apa Yang Bisa Kita Lakukan?

  1. Hemat Energi, gunakan listrik secara bijaksana, beli produk hemat energi.
  2. Jadilah Carbon Neutral, minimalisir penggunaan sumber energi yang melepas banyak melepas karbon.
  3. Menjadi aktif dalam penyelamatan iklim kita.

Industrialisasi dan kemajuan hendaknya juga memperhatikan lingkungan hidup. Selaraskan diri dengan alam, jika tidak ingin bumi kita mulai protes. Satu per satu konsekuensi hukum alam itu kita tunai. Seorang teman mengeluh akhir-akhir ini banyak penyakit aneh bermunculan. Aku tidak ingin menjadi pesimis atau menakut-nakuti. Tapi sudahkah kamu merasakannya?

Sumber: Wikipedia, climatecrisis.com, Greenpeace
Note: Aku bukan aktivis lingkungan atau supporter loh!! :D

Jul 3

Tidak banyak yang kuingat tentang beliau..
Samar-samar memoriku kubuka pada akhir tahun 1985, dimana aku tertunduk membawa boneka kesayanganku.

26 Desember 1985.
Banyak orang menangis pada hari itu. Beberapa orang yang katanya orang besar, dan kuingat persis seseorang berpidato sambil menangis. Orang itu ternyata Kanjeng Gusti Mangkunegoro VII, sebutan untuk raja Mangkunegaran.

Kuingat juga aku dan Mitha, adikku kecil mencium tangan beliau dan eyang putri ketika kami berpamitan pulang. Masih kuingat senyuman hangatnya..

Banyak kenangan tentang beliau yang sampai sekarang menjadi bahan cerita bagi kami, keturunannya. Bagaimana dulu beliau semasa hidupnya, sepak terjang, kepandaian, sifat dan perilaku beliau kepada orang-orang di sekitarnya. Semua bernada kagum.

Aku sendiri tumbuh sebagai anak perempuan yang berkhayal memiliki suami seperti beliau. Namun, beliau tak ada bandingannya :).

Ketika ada orang yang kuketahui mengenal beliau, aku selalu bertanya;
“Kakekku itu orangnya seperti apa?”
Lalu mereka mulai bercerita, dan aku mendengarkannya sambil tersenyum bangga.

Kakekku..
pandai menjaga keharmonisan keluarga, adil terhadap 11 anak-anaknya, bermanfaat bagi sesamanya. Pernah jadi dosen, notaris, dan tentara. Memimpin Pergerakan Pemuda pada zaman itu. Berkuasa dan dekat dengan kekuasaan tertinggi di negeri ini tapi tak pernah memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi ataupun penyalahgunaan. Berfikiran maju, menguasai banyak bahasa asing, dan sangat religius tanpa menjadi fanatik.

Aku yakin beliau bukan orang biasa. Di mataku beliau hebat luar dalam. ALLAH telah memilihnya untuk sesuatu yang sangat penting.
Namanya Moeljatmo Darmosapoetro, nama bangsawannya panjang, tapi itu tidak penting.
Kami memanggilnya A’ung, kependekan dari Eyang Kakung.

Sungguh.
Aku kangen padanya.