Para psikolog kepribadian terhadap Locus of Control sepakat bahwa semakin internal Locus of Control seseorang akan semakin baik. Artinya dia mampu mengendalikan hidupnya sendiri, tidak tergantung pada kekuatan di luar dirinya sendiri. Artinya, mampu mendrive dan menguatkan semangat dirinya. Para CEO dan manager disebut-sebut sebagai orang yang memiliki tingkat internal locus yang tinggi.
Namun, keadaan tidaklah selalu demikian. Para pemilik internal locus rentan terhadap kecemasan dan tingkat stres tinggi bahkan depresi. Ada kalanya mereka menilai dirinya sendiri gagal dan ketika itu pula mereka menjadi tidak mampu mendrive dirinya sendiri. Sedang orang-orang dengan external locus akan cenderung lebih santai, tidak ngoyo, dan happy menjalani hidupnya.
Lalu bagaimana mengembangkan Locus of Control ke arah yang positif?
Berikut sedikit tips:
1. Sadarilah bahwa selalu ada pilihan untuk mengubah situasi. Meskipun terkadang pilihan tersebut belum tentu Anda sukai, tapi pilihan itu ada. Seorang bijak pernah berkata, jika kau tidak mampu mengubah masalah, ubahlah sikapmu terhadap masalah tersebut.
2. Ketika Anda merasa terdesak, pikiranlah pilihan-pilihan yang bisa diambil. Pertama yang bisa dilakukan adalah mendaftar pilihan-pilihan tersebut tanpa mengevaluasinya. Namun jangan lakukan apapun sebelum menimbangnya lagi.
3. Anda bisa berdiskusi dengan orang yang Anda percaya untuk mempertimbangkan pilihan Anda.
4. Terapkan dan terus ulangi pilihan tersebut sampai menjadi kebiasaan.
5. Hati-hati dengan self talk. Berpikir positif dan berkata positif pada diri sendiri menjadikan segalanya lebih mudah. Mungkin ini kurang Anda sadari, namun ternyata berpengaruh besar terhadap kondisi Anda :).
PS: Tulisan ini dibuat untuk menjawab pertanyaan Sari :).