Oct 31

Beberapa hari yang lalu saya sempat berbincang dengan salah seorang pengurus redaksi sebuah media di bidang Teknik Elektro. Saya waktu kuliah kerap menemukan majalah itu di Gramedia atau di kampus saya :D, namun kini majalah itu tak ada lagi. Pihak atasannya menginginkan media itu hadir lagi, sayang hingga kini belum terwujud.

Memang tak mudah menghadirkan sebuah media ke tangan pembaca. Dari diskusi yang kami bertiga kemarin (saya dan dua pengurusnya) ditarik kesimpulan bahwa ini karena rendahnya human resources, pembiayaan, dan rendahya kemauan/will untuk meneruskan kembali media itu.

Majalah itu majalah yang bagus, dengan isi berbobot. Apalagi di tengah jumlah penelitian di Indonesia yang musti digenjot, sebenernya majalah itu bisa jadi pendorong penelitian di bidang Elektro. Sayang sekali..

Semangat duonggggg.. :D

Oct 30

Tulisan di Netsains ini cukup menyita perhatian saya mengenai bagaimana sisi narsis seseorang akan berakibat baik atau buruk bagi lingkungannya.

Maraknya situs social networking seperti: Friendster, Facebook, Blog, dan Plurk mau tak mau mendorong untuk semakin narsis ketika kita memilih untuk menjadi pengguna :D. Saya tak mengatakan situs-situs itu tak baik, atau mereka yang menyukai bahkan addicted terhadap itu tak baik.

Semua itu tergantung bagaimana kita menyikapinya.
Memiliki blog atau social networking selain menambah teman dan wawasan, juga bisa menegaskan purpose of life kita. Purpose of life akan ia perjelas setiap kali penulis menuliskan sesuatu pada jurnalnya, setiap kali langkah si penulis semakin mendekatkan ia pada purpose of lifenya. Itu artinya narsis yang positif. Narsis yang positif ini bisa menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk memiliki purpose of life yang jelas dan terus melangkah untuk mencapainya.

Lalu bagaimana narsis yang negatif?
Barangkali, kita bisa belajar dari sejarah masa lalu kita ketika Presiden Pertama kita, Bung Karno, mengangkat diri sebagai presiden seumur hidup. Pengkhultusan. Itulah narsis negatif. Juga menonjol-nonjolkan kemampuannya secara berlebihan, dan melukai perasaan orang lain karena terlalu menganggap diri sendiri lebih, adalah bentuk narsis yang negatif.

Manusia itu nggak berhak narsis, atau mengkhultuskan dirinya..bahkan ketika sangat mengagumi orang lainpun nggak boleh, karena semua kebesaran dan kemuliaan hanya milik Allah SWT.

Oct 30

Bekerja dengan sistem shift bagi orang yang sudah menikah, membutuhkan dukungan dan toleransi yang besar dari suami. Dan Alhamdulillah, saya mendapatkan izin dari suami untuk tetap bekerja shift, seperti sebelum menikah.

Ketika shift malam, jam biologis harus diubah.. Yang tadinya malam tidur, sekarang malam bangun.
Saya tau sebenernya ini tak baik untuk kesehatan. Mungkin tingkat stres akan meningkat dan akan menurunkan kesehatan ketika usia saya sudah lebih matang. Juga ketika nantinya saya akan punya anak. Namun saat ini, inilah yang harus saya jalani.

Sebagai engineer, tentu saya masih banyak kekurangan..dalam hal teknis, keilmuan, atau bagaimana menyikapi kolega. Di malam hari kami akan lebih mudah knowledge sharing, karena pada malam hari trafik relatif sepi. Aktivitas seperti upgrade atau integrasi pun banyak dilakukan malam hari.

Walau di sisi kesehatan tidak dianjurkan, sebenarnya banyak pula manfaat yang diambil ketika kita bekerja seperti ini :D. Yang diperlukan hanyalah bagaimana performa kita setiap kesempatan itu hadir mendatangi kita.
Salam hangat dan sukses! :D

Oct 30

Pada hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2008, kami; saya bersama 3 orang teman saya datang ke Sidang Konsensus Kelistrikan dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Kami menyebar, disitu saya berada di Komisi 2.

Ketika datang, saya langsung disodori 3 buah buku tebal, berjudul: KONSEP. Wah..berat ini, pikir saya.

Di situ peserta sidang terkategori menjadi 4, yaitu: Pemilik Usaha, Konsumen, Pemerintah, dan Ilmuwan. Saya, saat itu dalam kapasitas wakil dari PII, merupakan konsumen dari listrik.

Konsep sudah disusun oleh tim penyusun konsep. Sidang Komisi ini bertujuan untuk mengkritisi dan memberi masukan terhadap peraturan-peraturan yang diajukan kepada Menteri ESDM.

Saya sendiri berada di Komisi 2, yang membahas Industri Tenaga Listrik. Hal ini termasuk di dalamnya: tenaga kerja untuk industri tenaga listrik. Karena waktu yang terbatas, kami membahasnya secara cepat.

Apakah saya ikut ngomong dalam sidang ini?
Karena saya adalah minoritas, tentu suara saya jadi lebih diperhatikan. Saya tak ingin mengecewakan instansi yang saya wakili.

Saya hanya memberi masukan mengenai listrik yang sering mati, di daerah (istilahnya RING) yang rendah. Juga mengenai standarisasi MCB, sebagai penghubung antara tegangan dari sumber dan daya listrik ke konsumen.

Setelah sidang selesai dan kami masuk ke sidang utama, pada waktu jedanya justru saya ngobrol dengan salah satu produsen MCB. Beliau malah banyak bercerita dan berkeluh kesah mengenai MCB dan tantangannya di era global seperti sekarang. Di mana produk-produk import, seperti dari Cina masuk ke Indonesia.

Saya merasa beruntung bisa ikut dalam forum seperti ini, selama saya menjadi wakil dari PII saya sudah pernah beberapa kali mengikuti sidang Komisi. Menyadari bahwa banyak sekali PR-PR yang harus dituntaskan oleh pemerintah, dan kita sebagai pemuda Indonesia.

Selamat hari Sumpah Pemuda.
Salam hangat dan sukses Indonesiaku!

Oct 25

Seorang bos saya tempat saya kerja dulu, bahagia banget ketika punya anak. Mengingat beliau sudah berusia lebih dari 40 tahun. Anak pertamanya laki-laki. Saya kok lupa namanya ya (akan saya tanyakan lagi).. Saya bertanya kenapa nama itu yang dipilih.. Lalu bos saya cerita kalo nama itu artinya orang yang senantiasa mengadu kepada Allah. Beliau berharap agar anaknya menjadi orang yang curhat kepada Allah.

Saya…semakin dewasa, memilih untuk membiasakan curhat kepada Allah. Buat saya hati tenang, karena dengan itu kan kita jadi lebih sering dzikrullah.. Disamping itu terhindar dari rasa kecewa apabila ternyata tanggapan dari orang yang kita curhati tidak menyenangkan. Terhindar dari salah ucap. Terhindar dari fitnah. Rahasia kita aman. Solusi-solusi pun akan mengalir dengan sendirinya.

Kemarin saya punya pengalaman dalam hal ini. Dua orang teman saya menyalami dan meminta maaf kepada saya. Itu karena apa yang saya curhati, yang sebenarnya hal yang menyedihkan saya, justru menjadi bumerang untuk saya. Mereka berbicara negatif soal saya.

Namun, tanpa pikir panjang saya langsung memaafkan.
Menjadi mudah memaafkan karena saya lebih sayang kepada teman-teman saya..sehingga kesalahan mereka masih lebih kecil dibanding rasa sayang saya. Kedua, sayalah yang bertanggung jawab atas hidup saya dan semua yang terjadi pada saya, sehingga kesalahan bukan murni milik mereka. Dan ketiga, bukan orangnya yang harus kita benci namun perbuatannya. Orangnya adalah orang baik, namun perbuatannya tidak baik. Dan perbuatan itu bisa diperbaiki.

Saya juga cenderung suka curhat melalui puisi.
Semakin melankolik saya, semakin produktif saya menulis puisi. Terus terang, saya juga punya kekecewaaan terhadap diri sendiri..
Kekecewaan saya terhadap diri sendiri ini juga saya adukan kepadaNya. Sehingga saya berharap DIA memberi saya kekuatan agar saya mampu menjalankan segala peran saya dalam kehidupan ini dengan baik.

Amin Amin Ya Allah.

Oct 23

FAM-PII sibuk mengadakan training.

Seorang teman saya, Indra, 1-2 minggu terakhir ini kerap mengirimkan email kepada kami; saya dan teman-teman di FAM PII. Isinya mengenai training-training yang akan kami adakan di bulan November ini. Sibuk banget, karena ada 4 training dalam 1 bulan.

Training itu, yaitu:
1. Training ISO 9001 & OHSAS
2. Training PSM (Process Safety Management)
3. Training CSMS (Contractor’s Safety Management System)
4. Training Manajemen Energi
Sekarang kami sudah berada di tahap marketing. Beberapa orang telah menghubungi dan menyatakan kesediaan mengikuti training ini.

Sebagaimana kita tau bahwa krisis ekonomi di Amerika telah mempengaruhi banyak negara, termasuk kita. Kondisi ini tidak menguntungkan namun tak juga menjadikan kita berputus asa. Kita harus selalu berpengharapan baik.

Untuk itu dibutuhkan strategi; cara untuk menyelesaikan masalah.

Berikut beberapa strategi dalam menjaring pasar, terutama di saat krisis:
1. Diversifikasi usaha
Kita tau bahwa tiap usaha ada pasarnya sendiri-sendiri. Ketika pasar mulai berkurang yang kami lakukan adalah mengcreate usaha baru, itulah yang terjadi. Training memang jadi lebih banyak, dan artinya: pasar yang terjaring juga lebih banyak, kan?
2. Ekspansi pasar
Kalau misalnya pasar training adalah karyawan, cobalah buka untuk mahasiswa. Akan menjaring lebih banyak lagi kan? Apalagi mahasiswa adalah kaum yang haus ilmu dan training.
3. Fasilitas menarik dengan harga murah
Tawarkan berbagai fasilitas, layani setiap yang datang dengan baik. Buat mereka terkesan dengan fasilitas dan harga yang ditawarkan.
4. Ingat-ingat kolega Anda
Terkadang kita tak menyadari bahwa kolega di masa lalu adalah potensi yang besar. Coba diingat-ingat lagi, lalu tawarkan pada mereka. Hubungi secara langsung, lewat telepon ataupun intenet.

Ada ide lain? Ada pengalaman? Tolong share ke kami ya..

Salam hangat dan sukses!

Oct 18

Saya agak terheran-heran bahwa di usia pernikahan kami yang baru 4 bulan ini, orang-orang di sekitar kami sudah banyak yang sharing minta pendapat mengenai pernikahan.

Bagi kami berdua, kami adalah murid baru di sekolah pernikahan. Kami masih saling belajar bagaimana mengerti dan menyikapi masing-masing kami, bagaimana manajemen menjadi sarana bagi kami untuk kebahagiaan dan kepentingan bersama.. Seperti halnya pasangan lain, kami terkadang juga cemas dan mengeluh, kami juga mengalami hari-hari yang baik dan hari-hari yang buruk, kami masih belajar untuk menenangkan pasangan kami, “Tenanglah sayang..ini hanyalah hari yang buruk kita, dan besok pasti lebih baik”. Dan ini baru saja saya membaca kembali adab istri terhadap suami :P.

Untuk itu kami memohon restu kepada orang-orang tua. Kami saling mendoakan di antara teman-teman dan sahabat-sahabat kami.

Agar pernikahan ini, apapun yang ada di dalamnya, semakin mendekatkan kami pada cinta ILLAHI.

“Thanks GOD, I found you..”

With Love,
Arinova&Ilma

Oct 15

Lintang, salah satu tokoh dalam Laskar Pelangi, barangkali tak menyangka apabila sosoknya kini begitu populer mengiringi kesuksesan Andrea Hirata. Buku itu pada sedianya ditulis sebagai hadiah untuk Ibu Muslimah, seorang guru yang sederhana, penuh kasih sayang, bijaksana, dan berdedikasi luar biasa.

Lintang kecil yang tak punya banyak pilihan ketika nasib membuatnya tak bisa meneruskan sekolah. Setelah ayahnya meninggal sontak ia menjadi kepala keluarga yang mengasuh adik-adiknya yang masih kecil, mengubur semua semangat, semua tekad, dan juga potensi luar biasa pada dirinya: kecerdasan yang mengagumkan.

Lintang kecil sebenarnya tidak adil apabila dihadapkan pada nasib seperti itu.
Namun keberadaannya diciptakan Tuhan untuk membuka mata kita atas anak-anak bernasib serupa. Masih banyak anak seperti Lintang di tanah air tercinta ..

Kapankah bisa teratasi?

Tulisan ini didedikasikan untuk anak-anak itu,
Lintang-lintang Kecil di Langit Biru: Strategi Mewujudkan Sekolah Murah di Indonesia
Agar anak-anak tak perlu menangis batinnya untuk hal yang menjadi hak mereka: SEKOLAH.

Oct 14

Kalau saya ditanya, kepada siapa saya paling ingin berguru maka jawab saya adalah kepada Pak Quraish Shihab. Pada akhir malam Ramadhan kemarin bahkan saya bermimpi les atau kursus privat langsung kepada beliau :D.

Beberapa hari yang lalu waktu jalan-jalan ke Gramedia PIM, saya menemukan buku beliau yang terbaru berjudul M.Quraish Shihab Menjawab 1001 Soal Keislaman.

Ada banyak yang ingin saya tanyakan dan belajar langsung kepada beliau..
tentang cara mencapai kedekatan kepadaNYA terutama di saat iman sedang tipis-tipisnya..
tentang bagaimana cara menyelaraskan dan mencapai keharmonisan dengan alam yang IA ciptakan, dengan sesama, dengan lingkungan..
tentang bagaimana sikap kita sehari-hari agar kita mampu menjadi orang yang mampu melaksanakan tugas sekaligus mampu mengayomi perasaan orang lain..well, itu nggak mudah..
tentang mengapa sebagian orang dilanda hal-hal keras dalam hidupnya dan sebagian yang lain mengalami kemudahan dan banyak memperoleh hal-hal baik, karma baik dari kehidupan..
tentang bagaimana sikap kita agar tidak sombong dan angkuh, tentang bagaimana kesenangan hidup tidak mengubah idealisme-idealisme kita..
tentang bagaimana memurnikan keikhlasan kepada ALLAH..
dll..

Negeri ini, Indonesia beruntung memiliki beliau.

With Love,
Arinova&Ilma

Oct 12

Ada banyak yang menjadi perhatian ketika berbicara mengenai energi, khususnya energi listrik. Secara teori kita bisa memulainya dari konservasi energi atau teori-teori listrik yang digunakan untuk solusi sehari-sehari, misalnya: teori di balik UPS (Uninterruptible Power Supply). Secara praktek kita bisa melihat utilitas dan problem di lapangan serta solusi praktis dan efisien.

Pada 2 kali training energi yang lalu, kami -FAM PII- membahas mengenai tegangan harmonisa. Bagaimana harmonisa bisa mempengaruhi listrik, rugi-rugi yang ditimbulkan serta tentu saja solusi :D. Banyak karyawan perusahaan yang ikut. Bahkan dari PLN DIY-Jawa Tengah mengirimkan 10 wakilnya. Rata-rata peserta adalah manajer teknik ataupun electrical power engineer.

Besok, saya akan berdiskusi dengan pembicara untuk menentukan topik apa yang akan kami create nantinya..

Pekerjaan saya malam, paginya saya bisa mengurus persiapan training, yang sekarang masih di tahap awal.
Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Ini sudah ketiga kalinya training energi dan kedua kalinya saya jadi ketua training ini.

Bismillah :). Moga bermanfaat dan berkontribusi untuk khusnul khotimah pada kepengurusan kita ya guys :D

« Previous Entries