Feb 28

Malam ini sebelum berangkat kerja shift, saya tidur dulu. Ngantuk banget saya, siangnya saya nggak pakai waktu untuk istirahat.

Kemudian hujan turun deras sekali. Petir menyambar sampai saya terbangun.

Saya liat suami saya dan Fajar, adik saya (adik ipar) sedang nonton tv. Lalu Fajar langsung mematikan tv.

Ya Allah, petirnya terasa sampai ke bawah..berkali-kali, berulang-ulang..

Saya ngeri..padahal ini masih belum apa-apanya membayangkan bagaimana ya kiamat nanti..

Saya lalu minta maaf sama suami saya; dia hanya tertawa…sembari berkata;
“Kok kamu sekarang hobi minta maaf”

Berdoa ketika hujan dan ketika petir itu disunahkan, begitu kata saya..

Suami saya mengiyakan. Lalu ia ke kamar, tertawa melihat saya yang sebelum tidur membaca buku doa-doa, namun juga membaca katalog krim wajah, dan juga katalog underwear, hihihihi..

Kemudian saya bersiap-siap shift malam, dan disinilah saya sekarang.
Besok, Insya Allah, kami akan datang ke kumpul-kumpul paguyuban Salatiga, kota tempat ia dibesarkan hingga lulus SMA.

“Berdoalah ketika petir…”
Semoga Allah mengampuni dan mengijabahkan doamu. Amin, Amin, Ya Allah.

Link terkait:

Feb 27

Tidak menyangka juga ketika tulisan di Netsains ini:
Wimax, Seberapa Jauh Indonesia Siap Mengimplementasikannya cukup banyak menimbulkan respon pertanyaan dari teman-teman. Pada umumnya mereka antusias dengan launching Wimax di Indonesia. Ada juga mahasiswa yang menanyakan Broadband Wireless Access (BWA) untuk bahan Tugas Akhir.

Menyangkut infrastruktur berbasis IP (Internet Protocol); dimana sebelumnya data numpang di voice, justru sekarang ini voice numpang di data. Ini juga merupakan kemampuan lebih dari Wimax. Namun hendaklah tak berandai-andai dulu ketika realitas berkata pemerintah belum akan mengalokasikan penomoran untuk operator pemenang tender BWA (Baca Detikinet: Wimax Belum Punya Alokasi Penomoran).

Kelebihan utama WIMAX yaitu: kemampuannya membawa bandwidth dengan kapasitas besar dalam jangkauan yang jauh. Dampaknya: dalam satu kota yang sudah menerapkan WIMAX internet menjadi murah, telepon selulerpun juga begitu.
Sedang kendala yang dihadapi WIMAX ada 2, yaitu:

  • Alokasi Frekuensi; ini merupakan wewenang dari pemerintah yang mengeluarkan frequency lisenced. Pada tahun 2005, roadmap yang disepakati di WiMAX forum, WIMAX akan menggunakan tiga frekuensi, bandwidthnya akan begitu besar, maka frekuensinya dari 2 GHz sampai 11 GHz. Namun, para pabrikan yang sudah sepakat, mereka akan mengeluarkan di 3,5 GHz dulu, kemudian di 5,8 GHz, selanjutnya 2,5 GHz.
  • Infrastruktur; pemerintah menghendaki equipment dipegang oleh bangsa kita sendiri. Sehingga sampai sekarang kesiapan infrastruktur masih dalam level proses.

Sampai saat ini, baru ini yang bisa saya update, kalau ada masukan lain mari kita diskusikan..

Feb 25

Pada masa kuliah, saya kerap membayangkan menulis sebuah catatan untuk anak-anak kelak :)  Sebuah catatan budi pekerti yang bisa dibaca kapanpun mereka mau, atau kapanpun mereka mengalami sesuatu dalam perjalanan hidup mereka.

Sekarang saya sudah memulainya..

Apa yang saya tuliskan, akan terus saya update dan sempurnakan.

Bapak saya kerap bercerita tentang sejarah atau nilai-nilai luhur dari pujangga Jawa.
Namun dulu saya nggak begitu “ngeh”..sampai kejadian-kejadian setelah saya dewasa membuat saya menemukan penggalan-penggalan yang cocok dengan hal itu :)

Dalam banyak kesempatan, justru pengalaman-pengalaman telah menasihati saya..
# Memuliakan Tuhan, Manusia, dan Pekerjaan
Ini ranah wilayah spiritual-natural-realitas. Saya selalu memohon agar saya bisa memuliakan Tuhan, manusia, dan pekerjaan saya.
Hmm..walau ini hal yang terus-menerus diperlajari sepanjang hidup; suami saya pernah bilang, bahwa dia yakin watak saya semakin lama akan semakin baik. Dan ini membuat saya semakin mencintai dia.

# Sabar
Ketika suatu kondisi yang dianggap tak enak terjadi, tahanlah diri dari marah apalagi “ngamuk”, hehe. Tarik nafas dalam-dalam, istighfar, wudhu! 
Agar tak merusak “hal-hal lebih baik” yang akan terjadi kemudian. Saya percaya itu. Sesungguhnya di balik kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya di balik kesulitan ada kemudahan.

# Tabah
Sabar sedikit berbeda dengan tabah. Sabar bisa berarti menahan diri dari marah atau menunggu suatu proses.
Tabah berarti tahan terhadap penderitaan. Dalam banyak hal, ketidaktabahan saya justru akan membuat keluarga dan orang-orang yang menyayangi saya jadi kuatir. Dan saya tak mau itu.. Bukan berarti tak sayang pada diri sendiri, itu udah berbeda lagi. Tabah itu juga artinya tidak banyak mengeluh.
Suami saya termasuk orang yang tabah, dari banyak orang yang saya temui. Mungkin banyak orang yang lebih sabar dari dia, tapi kelebihan dia; dia tabah.

# Maaf Memaafkan
Saya telah mengamati dalam pekerjaan maupun pergaulan sehari-hari.. Terkadang orang salah paham saja ketika ia menyebut bahwa ia terluka..terkadang ia hanya kurang berpikir positif..terkadang dia hanya perlu sedikit membuka cakrawalanya saja.. Sehingga saya sedih ketika beberapa waktu lalu; 2 tim kok balas-membalas gitu, padahal mereka hanya kurang koordinasi saja. Well, sifat pendendam bisa membuat si baik jadi si jahat. Maka berhati-hatilah dengan ini. Sesungguhnya musuh terbesarmu adalah dirimu sendiri. Allah telah mengatur semuanya, dan ketika kau benar-benar sakit hati, serahkan urusan ini hanya pada Allah. (mudah diucapkan, tapi sulit diterapkan! hehehe)

Masih akan saya teruskan lagi..
Kemarin udah terpikir beberapa, tapi menguap lagi karena sibuk kerja, hehehe.

Sekarang saya sedang nunggu kiriman Serat Wedhatama dari Mangkunegara IV dari Solo, sebuah ajaran leluhur yang ingin saya pelajari.

Seorang sahabat;  kemarin menuturkan soal salah satu penggalan Serat Wedhatama, yang isinya begini;
“Ngelmu iku kelakone kanthi laku” artinya: mendapatkan ilmu atau pemahaman itu melalui perjuangan, membutuhkan ketekunan yang melibatkan berbagai aspek secara komplementer.

Semoga segala upaya, pikiran, perasaan, dan tindakan kita bersinergis ke arah positif.
Salam damai dan progresif!

Feb 20

Bismillah..
Saya kerap bermimpi bertemu dengan nenek saya yang sudah meninggal. Sepanjang ingatan saya di dalam mimpi, nenek saya wajahnya selalu tampak muda.
Terkadang, nenek saya seperti sedang melakukan perjalanan, namun terkadang nenek saya seperti berada di samping saya dan Mama saya.

Saya berharap kehidupan selanjutnya dari Nenek saya bahagia.

Kemudian saya berpikir..apakah wajah-wajah penghuni surga “bisa dibaca” ketika mereka masih hidup?
Ketika saja:

# Pikiran mereka positif..jauh dari prasangka

# Hati mereka diliputi syukur dan dzikir..dzikir yang diam-diam selalu dipanjatkan, tak heran mereka bebas dari iri hati, dengki, dendam, dan tinggi hati

# Doa selalu mereka panjatkan kepada keluarga dan sahabat-sahabat..doa yang diam-diam

# Memohon ampun pada Allah..beristighfar ketika marah, ketika berbuat khilaf, menyesali dosa-dosa..tak heran perbuatan-perbuatan mereka selanjutnya terjaga

# Kasih sayang..saling menolong, berbagi, berbahagia ketika melihat orang lain berbahagia..diam-diam..ataupun secara terang-terangan

Kemudian menjadi tidak heran, wajah mereka bersinar bercahaya :)
Wallahu A’lam Bis Shawab. Hanya DIA Yang Maha Mengetahui.

Semoga nenek saya berbahagia di dalam kasih sayangNYA.
Semoga Yang Maha Penyayang mengampuni dosa-dosa dan menerima amal nenek saya dengan pahala yang berlipat-lipat.
Amin.

Semoga dalam “penantian” ini kita bisa mengisi dengan amal-amal yang baik.

Semoga kita mendapatkan akhir yang baik, khusnul khotimah.

Maafkan saya…
Atas khilaf, tutur, sikap, atau perbuatan saya…

Tulisan Terkait:

Bagi saya, ada yang menarik dari tulisan itu:
Istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.

Tentang golongan orang-orang terdahulu dan orang-orang kemudian.

Feb 11

Beberapa hari dalam minggu ini, saya mendapat giliran OJT atau ON JOB TRAINING ke lapangan. Saya join dengan Tim Field Maintanance dari Jakarta Selatan, yang dikomandani oleh Pak Patria Sukma :D

OJT saya menyenangkan, sehari bisa dapat paling tidak 2 site. OJT ini ada 2 aktivitas:

  1. Preventive maintanance; yaitu: mengecek kelengkapan BTS (di Ericsson disebut RBS), dokumentasi, dan menyimpan konfigurasi terupdate dari RBS tersebut.
  2. Troubleshooting; yaitu: mengatasi permasalahan yang terjadi, terutama di sisi Terminal Networknya.

Saya sangat bersyukur tim saya banyak mensupport dan mereka dengan antusias sharing mengenai apa yang mereka ketahui atau problem-problem yang pernah mereka atasi di lapangan. Mereka semua umurnya di atas saya, tapi saya selalu dipanggil dengan “Bu..” dan saya panggil balik dengan “Mas..” kadang-kadang dengan “Pak..” :D lucu..

Terima kasih saya untuk:

  • Tim FM Jakarta Selatan: Patria Sukma, Andi Rohim, Han Han Juhana, dan Dwi.
  • Tim NOC saya yang sudah rela shift malam berdua aja: Muhammad Taufik Hidayat dan Apri Ongku Asal.
  • Para Driver yang setia: Pak Ashari, Pak Norman, dan tentu saja Pak Yusep.

Semangat selalu bro.. :)

PS: Fotonya bisa diliat di Flickr

Feb 1

Seorang kawan lama saya, Ike, bertanya, bagaimana saya bisa mengatur waktu saya antara; bekerja, berorganisasi, menjadi seorang istri, dan aktivitas lainnya?

Saya bilang bahwa saya punya 3 agenda. Satu berjudul; “WORK”, untuk mencatat to-do list saya sehari-hari. Satu berjudul; “FAITH” untuk mencatat curhat saya dan memotivasi saya. Dan yang terakhir berjudul; “FINANCE”, untuk mencatat keuangan keluarga. Yang terakhir, baru saya tekuni setelah menikah.

Dan alasan saya membuat sampai 3 agenda adalah: saya tak mau terjebak dalam kemalasan. Huehehehe..sadar diri, saya nggak serajin Mama saya, atau mungkin Anda yang sedang membaca blog saya. Jadi saya butuh motivator kuat untuk melawan sifat buruk saya itu.

Beberapa bulan belakangan ini, hidup saya lucu juga.. Terkadang saya dipuji, dan sering pula diuji.

Dipuji kadang sampai merasa malu karena diri saya nggak sehebat itu.. Dan diuji.. Ah, bukankah selamanya manusia terus diuji dan diuji? Bapak saya terakhir bilang ke saya; kalau nggak diuji dan diuji, bagaimana mengasah akal budi? Yang penting jadikan itu sebagai tantangan, bukan sesuatu yang menyengsarakan.

Well..saya masih belajar, belajar untuk ikhlas, untuk tabah, untuk sabar..
Suami saya menasihati, kalau saya bisa sabar dan bisa mengontrol diri, maka hasilnya akan luar biasa. Ada anugrah di balik ini semua :)

Dan pelan-pelan saya mulai membuktikannya..

Bahwasanya memang ada hal-hal yang tak bisa saya kontrol, dan ketika saya sudah berusaha melakukan yang terbaik, saya tak perlu memaksakan diri lagi..
Sudah, saya ikhlaskan saja..

Sahabat saya, Iwuk, menguatkan saya dengan kata-katanya;
“Jangan berharap kesempurnaan, karena kita sendiri nggak sempurna.
Kamu tu orang baek Ma, maka kamu pasti akan dikelilingi orang-orang baek. OK cin?”

Makasih Wuk :), kata-kata Iwuk ini saya catat di Agenda berjudul “FAITH”, hehehe. Dan sering saya baca :)

Agenda “WORK”
Alhamdulillah, sampai hari ini, hampir semua dari Agenda “WORK” sudah saya penuhi, memang ada sih yang belum.
Tapi saya harus bisa menghargai dan menyayangi diri saya sendiri. Sampai ketika akhirnya saya sakit, batuk-batuk dan badan meriang..

Saya sering merasa, setiap saya sakit atau mengalami sesuatu yang tak mengenakkan, pemahaman saya terhadap hidup bertambah..
Apakah ini yang dinamakan rasa sakit karena terbukanya kulit pemahaman?
Tapi masak iya, saya harus merasakan sakit berulang-ulang atas hal yang sama, sedangkan orang-orang sudah maju meninggalkan saya?
Tidak bukan? :)

Yang penting saya ingin selalu memberikan, melakukan, dan mempersembahkan yang terbaik semampu saya.
Dan saya ingin bahagia, dengan berdamai dengan diri sendiri dan dengan lingkungan sekitar saya.

Terima kasih, Engkau telah menjadikan hari ini ada :).
Semoga aku selalu bisa memaksimalkan hari-hari yang Engkau berikan padaku :).