Sehari kita mendapatkan jatah waktu yang sama, yaitu: 24 jam. Namun ada yang mampu memanfaatkannya dengan baik, ada yang tidak. Sebenarnya yang kita miliki adalah waktu, dan pada akhirnya kita akan bertanggung-jawab terhadap waktu-waktu tersebut sesuai dengan peran-peran yang dimiliki.
Hmm, saya pernah bertarget bahwa saya sudah beres dengan masalah: penundaan. Artinya, masalah disiplin harus sudah beres. Waktu SMA saya pernah dijuluki kakak yg terdisiplin. Well, disiplin saya baik tapi kadang-kadang juga kurang. Hal-hal yang membuat berkurang disiplin adalah:
1. Terlena dengan kenyamanan, misalnya: tidur yang nyaman membuat kita tidak sholat shubuh pada waktunya :). Cara mengatasi: berdoa sebelum tidur dan kuatkan tekad untuk menjaga sholat shubuh.
2. Menunggu waktu yang sempurna, misalnya: menunda masuk klub olahraga supaya masuknya pas tanggal 1 biar mudah diingat bayarnya :). Itu tidak perlu karena tak ada waktu yang sempurna.
3. Merasa bisa melakukan sesuatu dengan cepat, misalnya: soal pekerjaan ditunda-tunda karena merasa bisa melakukannya dengan cepat, ngapain dilakukan sekarang. Ini alasan yang salah.
4. Tidak seru kalau hormon tidak terpacu. Ini alasan yang mengada-ngada.
5. Menggampangkan dan bergantung pada orang lain. Ini juga bukan alasan :). Sebagai pribadi harus mandiri dan jika tidak maka akan merepotkan orang lain atau membuat acara menjadi berantakan.
DISIPLIN adalah kunci pertama dalam melakukan yang terbaik dalam waktu kita. Pada akhirnya, disiplin adalah sebuah kehormatan.