Energi Lembut, Bijak, dan Bermakna

Menggapai Cinta ALLAH dan Rasulullah

Energi Lembut, Bijak, dan Bermakna

October 5, 2025 Dukungan 0

Subhanallah, minggu ini saya memperlakukan hari demi hari dengan aktivitas yang slow, namun agak banyak di olahraga jalan kaki untuk meningkatkan stamina. Bersama suami, kami melakukan quality time serta rest days. Dibanding biasanya, saya tidak banyak follow up hanya urus kesejahteraan badan dan rumah.

Hal-hal yang bisa disyukuri:

  • Kesehatan dan rutin olahraga dari 29 September 2025, 1-3-4 Oktober 2025 (pola hidup)
  • Menulis dukungan untuk kuliah 30 September 2025 (belajar formal)
  • Kelas Latihati tentang orang tua 5-6 Oktober 2025 (belajar nonformal)

Melatih diri untuk mencintai proses dengan memberikan kesempatan juga untuk jeda, kemudian pulih, dan meneruskan lagi dan lagi. Walaupun kelihatannya tidak wow, tapi keadaan yang aman, damai, sejahtera merupakan anugrah dari Allah.

Energi yang lembut dan bijak akan membuat kita tidak up & down bergelombang yang terlalu ekstrim, melainkan lebih sistematik atau teratur ritmenya. Juga ketika kita sedang menghadapi sesuatu di tengah proses, baik stagnasi maupun hal yang membuat puas, atau sebaliknya hasil yang belum kelihatan, maka gunakan makna.

Bahan renungan:
Apa yang bisa kuberikan? Mengapa aku melakukan ini? Apa core value aku, yaitu sebagai hamba Allah yang membuatku terus melangkah?

WEEK 40 2025
Senin-Minggu, 29 September-5 Oktober 2025

Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban (فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ) (Artinya: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *