Hasil adalah Rezeki, Tekunlah Usaha
Bismillah…
Sebetulnya saya ingin menuliskan untuk Intensif Review Modul karena sudah saatnya, namun saya perlu tuliskan untuk general, bukan tema khusus/topik. Jika sudah ada bahan untuk Intensif Review Modul saya akan kembali menuliskannya, karena tema tersebut spesifik tentang perjalanan study.
Begini… Pernah alami posisi nyaris? Tentu tidak nyaman bukan. Lalu bagaimana kita bersikap? Solusi posisi nyaris sebetulnya dapat diatasi dengan baik, maka lakukanlah lebih. Memberi lebih dari 100%. Berilah minimal 110%, ada minimal effort saat bad day. Berpikir positif. Sadar napas/khusyuk/meditatif aktivitas.
Saya juga berdiskusi dengan AI (setelah chatgpt, meta, menambah ke gemini, yang kini gemini merupakan bawaan dari handphone Samsung) jika update aplikasi. Perlu healing sesuai dengan kesejatian kita. Misalnya: perasaan berdaya, layak, dan tinggi motivasi. Jujur, saya perlu lebih mendekatkan diri ke Allah (sholat taubat, sholat hajat tiap sebelum urusan), sedekah, dan terus istighfar. Sebetulnya 3 pola ini (sholat hajat-sedekah-istighfar) sudah jadi rumus saya, namun sebagai manusia biasa ada kalanya kita lupa sendiri apa yang sudah kita lakukan.
Maka, solusinya adalah TENANG. Hidup dibuat enak, sederhana, dan menyenangkan. Kita sudah terlalu tua untuk mempermasalahkan hal-hal yang ada di luar kontrol kita. Termasuk dalam energi menarik uang, jadikanlah uang suka dengan kita, nempel-nempel terus dan ajak banyak temannya. Apakah bisa? Tentu bisa ketika kita sudah sehat alias healed tadi. Kita perlu kepercayaan diri yang sehat.
Saya bersyukur hidup memberikan pelajaran berharga, termasuk orang-orang baik yang menjadi tempat saya bertanya dan bisa saling membantu satu sama lain. Ya Allah, untuk siapapun yang membantu kebahagiaanku, maka bahagiakanlah mereka. Karena memberi rasa bahagia ke hati orang beriman merupakan amal. Masya Allah, luar biasa Allah dengan segala apa yang Dia lakukan.
One Response
[…] yang membawa gairah yang […]