Todolist Beres dengan Ketepatan Manajemen Energi
Biidznillah…
Semalam, di tempat kami staycation, saya memetakan kembali apa yang perlu dilakukan. Tentunya dengan prioritas.
Saya menyadari; keluarga saya refreshing begini mendapatkan mood yang lebih baik, sehingga lebih selow diajak berkomunikasi. Pun relasi juga semakin erat, dengan saling menanyakan kabar. Kebetulan suami memiliki kebiasaan sekaligus perlu untuk staycation di Hari Raya Nyepi di Bali. Ini kami syukuri; bahkan salah satu impian saya adalah sering ke hotel.
Energi saya menjadi bersemangat alias berapi-api kembali, yang tadinya seperti stagnan bahkan timbul pesimisme karena sedang fase malam. Namun, jalani saja dengan tetap tanggung jawab atau amanah terhadap kualitas.
Pun saya kemarin menghubungi salah satu partner Telebisnis, ternyata mereka sudah libur. It’s okay, tidak sengaja karena saya tidak tahu dan sudah minta maaf jika menanggu kenyamanan hari libur. Namun, itulah harga karena saya ambil risiko.
Pajak dari keberhasilan. Ketika saya perlu energi untuk tenang, rendah hati, dan bersabar adakalanya mudah habis karena salah fokus arah. Seharusnya dalam hal yang tidak bisa saya kontrol/kendalikan, saya tidak bisa mengubah/berekspektasi terhadap dunia luar. Yang bisa saya kendalikan adalah diri saya sendiri. Manusia punya keterbatasan, maka bergantunglah kepada Allah. Hasbunallah wa ni’mal wakil.
Kembali ke topik bahasan… Asistensi AI Gemini membantu saya memetakan todolist beres, karena saya perlu bebersih beban tugas agar tas ransel saya ringan. Setelah healing pemulihan juga membayar utang karma. Kita diberikan sesuatu oleh Allah, ada maksudnya. Begitupula dengan diuji lebih dalam; karena ada kebijaksanaan yang ingin Allah ajarkan/berikan. Kehidupan tidak pernah salah; itu yang saya dapatkan dari postingan Instagram yang saya baca tadi pagi. Ikhlaskan jatah kita, Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik.