Rezeki Sakit untuk Penyelarasan
Alhamdulillah, seminggu ini saya dikasih sakit radang tenggorokan. Setelah postingan tentang sikon sulit, step by step, dan fokus, akhirnya saya mendapatkan buahnya. Hati-hati dengan mindset kita, sesungguhnya jika kita mendorong hingga menguasai, itu bukan menjadi sikon sulit lagi (Latihati).
Saya syukuri karena jadi lebih mengenal. Bahwa saya perlu prioritas dan usaha yang serius untuk mencapai sesuatu.
Ketika dampingi KELUARGA, kemudian curhat saya perlu jadi sedotan untuk berfungsi, sehingga tidak menyerap energi negatif dari keluhan.
Ketika urusan KULIAH, matkul yang kompleks saya perlu lebih keras belajar.
Ketika urusan USAHA, perlu pihak-pihak yang mengingatkan.
Baik itu: buku, asesor, maupun perusahaan.
Hal-hal yang bisa disyukuri:
- Diswap 17 April 2025 (belajar nonformal)
- Menulis refleksi S1 dan Karier 19 April 2025 (belajar formal & usaha)
- Isi webinar literasi 20 April 2025 (usaha)
- Sakit memberi makna kuat terhadap prioritas

Tentang pemilihan judul, mengapa kita pilih-pilih rezeki dari Allah? Mau sakit atau sehat itu rezeki. Susah atau senang sama-sama rezeki. Alhamdulillah ‘ala kulli haal, artinya: “Segala puji hanya milik Allah SWT di setiap keadaan.” (HR Ibnu Majah No 3803). Bersyukur selalu.
WEEK 16 2025
Senin-Minggu, 14-20 April 2025
One Response
[…] Hadiah sembuh minggu lalu, terima kasih ya Allah… […]